GEMA NUSANTARA

GERAKAN MEDIA ANAK BANGSA NUSANTARA

Subscribe
Dosen Universitas Pamulang Implementasikan Model ECL untuk Perkuat Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK Nurul Hikmah Tangerang

Tangerang — Dosen Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Nurul Hikmah Tangerang melalui program “Implementasi Exponential Character Learning (ECL) untuk Penguatan Kewirausahaan, Literasi Keuangan, dan Etika Bisnis Siswa.” Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada karakter, pengelolaan keuangan, dan etika dalam berbisnis.

Kegiatan PKM dipimpin oleh Iman Lubis, S.E., M.S.M., dengan anggota Prama Indra Ishwara, S.E., M.M. dan Joko Prasetiyo, S.Pd., M.Pd. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pamulang Tahun Akademik 2025/2026.

Mengintegrasikan Karakter, Keuangan, dan Praktik Usaha

Program ECL dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan karakter, literasi keuangan, etika bisnis, dan praktik kewirausahaan. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Learning yang dipadukan dengan experiential learning dan social-emotional learning, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga belajar melalui pengalaman nyata.

Pelaksanaan inti kegiatan berlangsung selama tiga hari melalui lima tahapan ECL, yaitu awareness, experience, reflection, collaboration, dan continuity. Pada tahap awareness, siswa diberikan pemahaman mengenai pengelolaan modal, pencatatan transaksi, perencanaan keuangan, laba-rugi, karakter kewirausahaan, serta etika bisnis.

Selanjutnya, pada tahap experience, siswa dibagi ke dalam kelompok usaha dan melakukan praktik langsung mulai dari merancang, memproduksi, hingga memasarkan produk sederhana. Mereka juga belajar mengelola modal, mencatat transaksi, menghitung laba-rugi, menentukan harga jual, dan melayani konsumen.

Siswa Belajar Berwirausaha Secara Langsung

Pembelajaran berbasis praktik tersebut membuat siswa berhadapan langsung dengan berbagai persoalan dalam menjalankan usaha. Pada tahap reflection, siswa mendiskusikan pengalaman mereka, termasuk kendala dalam pembagian tugas, komunikasi kelompok, dan pengelolaan uang hasil penjualan.

Sementara itu, tahap collaboration mendorong siswa meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi dalam kelompok. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tahap continuity melalui pembentukan komunitas Karakterpreneur sebagai wadah pengembangan kewirausahaan siswa secara berkelanjutan.

ECL Dikembangkan untuk Pendidikan Vokasi

Implementasi di SMK Nurul Hikmah Tangerang juga menjadi pengembangan dari penerapan model ECL sebelumnya pada pendidikan nonformal. Jika implementasi sebelumnya lebih menekankan penguatan karakter dan literasi keuangan, penerapan di SMK ini dikembangkan dengan menambahkan praktik usaha nyata dan pembentukan ekosistem kewirausahaan melalui komunitas Karakterpreneur.

Dengan pengembangan tersebut, ECL diarahkan bukan sekadar sebagai model penguatan karakter, tetapi sebagai model pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman yang menggabungkan aspek pengetahuan, keterampilan, karakter, etika, dan keberlanjutan usaha.

Program ini sekaligus menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan vokasi agar semakin adaptif terhadap perubahan ekonomi digital. Melalui pendekatan yang aktif, kolaboratif, dan berbasis pengalaman, siswa diharapkan memiliki bekal untuk menjadi generasi muda yang kompeten, berintegritas, adaptif, dan memiliki kesiapan berwirausaha.

Penulis : Redaksi Gema Nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *