GEMA NUSANTARA

GERAKAN MEDIA ANAK BANGSA NUSANTARA

Subscribe
Yayasan Al-Amsi Resmi Membentuk Al-Amsi Research and Publication Center (ARPC) untuk Penguatan Riset dan Publikasi Ilmiah

Bogor, 16 Maret 2026 – Yayasan Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Al-Amsi secara resmi membentuk Al-Amsi Research and Publication Center (ARPC) sebagai pusat kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan yayasan. Pembentukan lembaga ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran yayasan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas riset, serta pengelolaan publikasi akademik yang profesional dan berkelanjutan.

ARPC didirikan sebagai unit yang bertugas mengoordinasikan berbagai kegiatan penelitian, pengembangan, publikasi ilmiah, serta pengelolaan jurnal akademik yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Al-Amsi. Dengan adanya pusat riset ini, yayasan berharap dapat menciptakan ekosistem akademik yang lebih terstruktur dan produktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam struktur organisasi yang telah ditetapkan, Ahmad Nazir, S.Sos., M.Si., dipercaya sebagai Direktur Al-Amsi Research and Publication Center (ARPC). Penunjukan ini didasarkan pada pengalaman dan kompetensinya dalam bidang akademik serta keterlibatannya dalam pengembangan kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah.

Direktur ARPC menyampaikan bahwa pembentukan pusat riset ini menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya penelitian di lingkungan yayasan. Menurutnya, keberadaan ARPC tidak hanya bertujuan untuk mengelola kegiatan penelitian, tetapi juga untuk membangun jaringan kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta komunitas ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional.

“ARPC diharapkan dapat menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berkolaborasi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu program utama yang akan dijalankan oleh ARPC adalah pengelolaan dan pengembangan jurnal ilmiah. Dalam tahap awal, ARPC akan mengelola Jurnal Harmoni Ilmu Sosial dan Abdi Bangsa (HISAB) yang menjadi media publikasi bagi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang ilmu sosial.

Jurnal tersebut diharapkan menjadi ruang akademik yang terbuka bagi para peneliti, dosen, mahasiswa, maupun praktisi untuk mempublikasikan hasil kajian ilmiah yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Selain pengelolaan jurnal ilmiah, ARPC juga merancang berbagai program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penelitian dan publikasi akademik. Program-program tersebut antara lain meliputi penyelenggaraan seminar dan konferensi ilmiah, pelatihan penulisan artikel jurnal, pendampingan publikasi ilmiah bagi peneliti muda, serta pengembangan jaringan kolaborasi riset dengan berbagai institusi pendidikan dan penelitian.

Ketua Yayasan Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Al-Amsi, Iman Lubis, S.E., M.S.M., dalam keterangannya menegaskan bahwa pembentukan ARPC merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, penelitian dan publikasi ilmiah merupakan salah satu pilar penting dalam membangun tradisi akademik yang kuat. Oleh karena itu, yayasan berupaya menghadirkan lembaga yang secara khusus berfokus pada pengembangan riset dan publikasi ilmiah agar kegiatan akademik dapat berjalan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

“Pembentukan ARPC merupakan langkah strategis yayasan untuk memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah. Kami ingin menghadirkan ruang yang mendorong para akademisi dan peneliti untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Iman Lubis.

Ia juga menambahkan bahwa melalui ARPC, yayasan berharap dapat memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta organisasi profesi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan.

Lebih lanjut, Iman Lubis menekankan bahwa ARPC tidak hanya berfokus pada publikasi ilmiah, tetapi juga berperan sebagai pusat pengembangan kapasitas akademik. Melalui berbagai program pelatihan, seminar, dan pendampingan penelitian, ARPC diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi peneliti yang produktif dan inovatif.

“Kami berharap ARPC dapat menjadi pusat pengembangan riset yang produktif serta mampu mendorong lahirnya berbagai karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, ARPC menargetkan untuk memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, organisasi profesi, serta komunitas akademik lainnya. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan akan lahir berbagai penelitian yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi pengembangan masyarakat.

Dengan terbentuknya Al-Amsi Research and Publication Center (ARPC), Yayasan Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Al-Amsi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan riset, publikasi ilmiah, serta kolaborasi akademik sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat berbasis pengetahuan.

Penulis : Redaksi Gema Nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *